image

My Favourite Toy…

Hello!

As a small boy, one of my favorite toys was Lego. I loved the small little bricks and how they were able to link up to one another to create something. I would try to follow the instructions at first to build whatever was on the box. But after building that, it would be torn apart again and then the fun really starts. I would slowly build, one piece at a time, a plane, a ship, a car….it was all up to my imagination. Sometimes I wouldn’t know what I wanted to build. But through connecting each brick one by one slowly an object would take shape. Over time, my imagination would take over and I would slowly start shaping it to what I wanted it to be.

Funny thing was that it would never be perfect. I would constantly be taking pieces out and putting them back together again but in a different way. I always looked at how I could improve the model by way of design or to make it stronger. Sometimes even try to colour coordinate the bricks as well. I remember that one of the most satisfying moments would be when you are trying to find a particular piece to fit and you are trying to look for it in the huge pile. And the moment you find it, it gives you an indescribable feeling of happiness where the piece you are looking for fits perfectly into your model. Of course there is the alternative: when you can’t find the piece you are looking for, you end up removing some bricks and improvising. Most of the time, the improvisation turns out a lot better than what you imagined it to be.

I guess that its true with life as well. Very seldom do we have a grand master plan of what we want our life to be like. In fact, most times we have no clue at all. Our parents may try to provide us with guidance when we are younger. This is similar to the instructions that come with every single lego box. But beyond that, life becomes a lot to do with improvisation and imagination. And that is where it gets really enjoyable.

Life is never perfect, and it shouldn’t be, for it will become extremely boring. Life needs challenges in order for us to feel fulfilled. And a lot of times, those challenges help us to stretch a little further and to learn a little more about ourselves in the process. And when we overcome those challenges, it is extremely satisfying. Like finding that one brick that can complete your lego model. Yet there will be many times where we also need to improvise. And that’s where it really depends on the way we approach life. If we are optimistic, we will think of it as a new opportunity to change things and to make things better. But if we are pessimistic, we will feel that the whole world is against us and we become depressed.

In my life today, I still have my lego bricks with me though they are in my head and my heart. They are the words of LIVE, LEARN and LOVE. Through these are simple words, they represent the basic building blocks of my life and help me to build the kind of world I want to live in as well as the legacy that I want to leave. I use it as a constant reminder to myself that life doesn’t need to be that complicated. Every time I encounter any new situation, I will remind myself: Will this help me LIVE better? What can I LEARN from this? And finally, I will remind myself not to forget to LOVE. No matter what the challenge is, with my 3 bricks guiding me as my foundation to problem solving, I feel that I can always improvise and find a solution to anything.

This leads me to one of my own favorite quotes which I tell myself each time I find myself in a situation where I feel that I can’t do something for whatever reason or when I’m giving myself excuses:

“Its not that I can’t. Its just that I haven’t figured out how I can yet.”

I guess this philosophy has held true for me when I was younger playing with lego because I never gave up building halfway just because I couldn’t find a missing piece, and it still holds true for me when I’m older running a business. We have to face the fact that life itself is a journey full of ups and downs. But if we can approach life in a positive way and change our mindset to say that we can overcome any challenge and make it fun for ourselves, we will automatically have a different outlook towards things.

Love,
Brandon

Toy Favorit Saya….

Halo!

Sewaktu saya kecil, salah satu mainan favorit saya adalah Lego. Saya menyukai potongan-potongan bata kecil itu dan melihat bagaimana mereka mampu saling terhubung satu sama lain hingga menciptakan sesuatu. Pada awalnya saya akan mencoba mengikuti petunjuk sesuai gambar pada kotaknya. Namun setelah menyelesaikannya, bangunan yang telah terbentuk akan dibongkar lagi, dan saat itulah kesenangan baru benar-benar dimulai. Saya akan perlahan-lahan membangun, potongan demi potongan, sebuah pesawat, sebuah kapal, sebuah mobil… semua itu tergantung pada imajinasi saya. Kadang-kadang saya tidak tahu apa yang ingin saya bangun. Namun dengan menyambung potongan bata satu persatu, perlahan-lahan akan terbentuk sebuah obyek. Seiring berjalannya waktu, imajinasi saya akan mengambil alih dan perlahan-lahan saya akan mulai membentuknya sesuai dengan yang saya inginkan.

Lucunya adalah susunan yang sudah terbentuk tersebut tidak akan pernah sempurna. Saya akan terus melepas potongan-potongan bata dan memasangnya kembali dengan cara yang berbeda. Saya selalu melihat bagaimana saya dapat memperbaiki model tersebut baik dalam desain atau membuatnya lebih kokoh. Bahkan kadang saya juga mencoba menyerasikan warna-warnanya. Saya ingat bahwa salah satu momen yang paling memuaskan adalah saat ketika Anda mencoba menemukan sebuah potongan yang tepat di dalam tumpukan tinggi bata-bata kecil. Dan ketika Anda menemukannya, saat itu memberikan satu perasaan bahagia yang tak terlukiskan di mana potongan yang Anda cari sangat cocok untuk model Anda. Tentu saja selalu ada alternatif: ketika Anda tidak dapat menemukan potongan yang Anda cari, Anda akhirnya akan mengangkat beberapa potongan dan berimprovisasi. Seringkali, ternyata improvisasi tersebut menciptakan sesuatu yang jauh lebih baik dari yang Anda bayangkan sebelumnya.

Saya rasa begitu pula dengan hidup. Sangat jarang kita memiliki rencana besar tentang kehidupan seperti apa yang kita inginkan. Kenyataannya, sebagian besar waktu kita justru tanpa petunjuk sama sekali. Orang tua kita mungkin mencoba memberikan bimbingan selagi kita muda. Ini serupa dengan petunjuk yang ada pada setiap kotak Lego. Namun di luar itu, hidup lebih banyak berhubungan dengan improvisasi dan imajinasi. Dan di sinilah hidup menjadi begitu menyenangkan.

Hidup tidak pernah sempurna, dan tidaklah harus sempurna, sebab akan menjadi sangat membosankan. Hidup memerlukan tantangan-tantangan untuk membuat kita merasa puas. Dan seringkali, tantangan-tantangan ini justru menolong kita untuk melangkah lebih maju dan mengenal lebih jauh tentang diri kita melalui prosesnya. Dan ketika kita menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut, rasanya sangat memuaskan. Seperti menemukan satu potongan yang dapat menyempurnakan model Lego Anda. Dan akan seringkali kita perlu berimprovisasi. Dan itu akan sangat tergantung dari bagaimana cara kita memandang hidup. Jika kita optimis. kita akan melihatnya sebagai sebuah kesempatan baru untuk merubah sesuatu dan membuatnya menjadi lebih baik. Namun jika kita pesimis, kita akan merasa bahwa seluruh dunia ini melawan kita dan kita menjadi tertekan.

Dalam hidup saya saat ini, saya masih memiliki potongan-potongan Lego bersama saya walaupun mereka hanya berada di kepala dan di hati saya. Mereka adalah kata-kata HIDUP, BELAJAR dan CINTA. Melalui kata-kata yang sederhana ini, mereka mewakili blok-blok bangunan dasar dari hidup saya dan membantu saya membangun dunia yang saya inginkan serta warisan yang ingin saya tinggalkan. Saya menggunakannya sebagai pengingat untuk diri saya bahwa hidup tidaklah perlu serumit itu. Setiap kali saya menghadapi situasi baru, saya akan mengingatkan diri saya: Akankah ini membantu saya HIDUP lebih baik? Apa yang dapat saya PELAJARI dari hal ini? Dan yang terakhir, saya akan mengingatkan diri saya agar tidak lupa untuk MENCINTAI. Tidak peduli apapun tantangannya, dengan 3 potongan bata yang membimbing saya sebagai pondasi dalam memecahkan masalah, saya merasa bahwa saya selalu dapat berimprovisasi dan menemukan solusi untuk apapun.

Ini menuntun saya pada satu kutipan favorit saya yang selalu saya katakan pada diri sendiri setiap saya berada dalam suatu situasi di mana saya merasa tidak dapat berbuat apa-apa dengan alasan apapun atau saat saya mencari-cari alasan untuk diri sendiri:

“Bukannya saya tidak mampu. Hanya saja saya belum tahu bagaimana saya mengatasinya.”

Saya rasa filosofi ini benar-benar berlaku untuk saya saat saya kecil bermain Lego, karena saya tidak pernah putus asa membangun di tengah jalan hanya karena saya tidak dapat menemukan potongan yang hilang, dan ini masih berlaku untuk saya ketika saya dewasa menjalankan sebuah bisnis. Kita harus menghadapi kenyataan bahwa hidup itu sendiri adalah perjalanan yang penuh pasang surut. Namun jika kita dapat memandang hidup dengan cara yang positif dan mengubah cara berpikir kita untuk mengatakan bahwa kita dapat mengatasi berbagai tantangan dan menjadikannya menyenangkan bagi diri kita sendiri, maka secara otomatis kita akan mempunyai pandangan yang berbeda terhadap segala hal.

Love,
Brandon

Brandon Chia, 37 has been the Chairman and CEO of HDI since 2013. He was named CEO in 2011 and Chairman in January 2013. He succeeds Peter Chia, Founder and Chairman Emeritus as the 2nd generation business owner. Born in Singapore with a Degree in Law from the National University in Singapore, Brandon has championed consolidation, streamlining and efficiency of the various businesses within the group. He was also instrumental in driving double-digit growth of the organization’s revenue and profitability. In 2013, he led the organisation in rebranding itself from High-Desert to HDI across all the countries and business units. He created the vision, mission, values, purpose and legacy for the brand and also reorganised the portfolio of products, segregating them under different categories each with their own market position and target audience. He also worked to develop a turnkey franchise system that would allow the organisation to grow rapidly in emerging markets. Prior to being appointed Chairman and CEO, Brandon served as the International Operations Manager, jumpstarting the Philippines offices and focussing on growing the Outdoor Advertising, Finance and stock brokerage industries. He also started up two new businesses, Resource and Systech, successful spin offs from the Shared Services division of the Philippines. Brandon’s personal philosophy is about growth and evolution of mankind. His vision is to create healthy, open communities of people that share their knowledge readily and are able to live, learn and love beyond themselves.

Leave a Reply

Next ArticleHappy Birthday to You! (English)